Muara Bungo – Besarnya manfaat yang diterima oleh Peserta JKN dirasakan pula oleh Reka Susanti (31) saat menjalani proses persalinan anak keduanya. Reka merupakan seorang petani karet yang terdaftar Program JKN segmen kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI).
“Kebetulan persalinan anak pertama saya tidak menggunakan JKN, jadi ada biaya yang dikeluarkan. Pada 2019, barulah saya melahirkan anak kedua menggunakan JKN ternyata pelayanannya sama, ruang rawat yang dirasakan juga sesuai hak kepesertaan saya,” kata Reka, Selasa (18/8/2022), di Puskesmas Rantau Ikil.
Reka menceritakan bahwa ia sangat terbantu sekali dengan adanya Program JKN. Ia merasakan pelayanan kesehatan yang berkualitas namun tidak dipungut biaya sama sekali.
Tiga tahun yang lalu, Reka telah melahirkan anak keduanya dengan proses operasi caesar di Rumah Sakit Permata Hati. Proses persalinannya berjalan lancar dan Reka pulang tanpa membayar biaya sepersen pun.
“Saya tahu bahwa biaya kesehatan itu tidak murah, setelah melahirkan anak pertama saya mengurus jaminan kesehatan saya dan keluarga karena takut ke depannya membutuhkan. Ternyata benar, kehamilan saya yang kedua saat itu mengharuskan saya melahirkan dengan proses operasi dan tentu saja biayanya tidak murah. Kondisi air ketuban yang kering, kepala bayi dengan posisi terjepit serta kondisi lainnya mengharuskan saya untuk bersalin dengan tindakan operasi waktu itu,” kata Reka.
Reka pun bersyukur bahwa telah memiliki jaminan kesehatan untuk dirinya beserta keluarga. Dengan Program JKN, ia tidak perlu risau lagi saat mengetahui kondisi kehamilan keduanya waktu lalu. Menurutnya, jika masih belum terdaftar saat itu tentu ia akan sangat bingung memikirkan biaya persalinannya.
“Alhamdulillah, anak saya kedua lahir dengan sehat dan selamat. Berkat Program JKN, persalinan saya lancar tanpa biaya. Saya sangat terbantu dan senang, jika tidak terdaftar saya pasti akan kesulitan memikirkan biaya persalinan apalagi harus operasi,” ucap Reka. (btc)








