IAI Yasni Bungo Resmi Bertransformasi Menjadi Universitas Islam Yasni Bungo

Peresmian alih status Institut Agama Islam (IAI) Yasni Bungo menjadi Universitas Islam Yasni Bungo, Minggu (31/5/2026). Foto: Dok. Setda Bungo

Dunia pendidikan tinggi di Kabupaten Bungo, kembali mencatat sejarah baru. Institut Agama Islam (IAI) Yasni Bungo resmi bertransformasi dan berganti status menjadi Universitas Islam Yasni Bungo.

Perubahan status tersebut diharapkan menjadi momentum penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat pembangunan daerah melalui pendidikan yang lebih inklusif, komprehensif, dan berdaya saing.

Peresmian alih status ini dilaksanakan pada Minggu (31/5/2026), dihadiri langsung oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Bupati dan Wakil Bupati Bungo, Kepala Kopertais Wilayah XIII Jambi yang juga menjabat sebagai Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Ketua Yayasan Yasni Bungo, Rektor Universitas Islam Yasni Bungo, serta jajaran civitas akademika.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Suyitno, M.Ag., menyambut baik perubahan status tersebut. Menurutnya, transformasi dari institut menjadi universitas harus dibarengi dengan peningkatan kualitas akademik dan mutu pendidikan.

“Kami sangat berharap dengan alih status yang dulunya institut sekarang menjadi universitas akan semakin maju. Tadi saya mendengar laporan dari Pak Rektor bahwa sudah ada satu program studi yang meraih akreditasi unggul. Ini menandakan bahwa alih status juga ditandai dengan kualitas,” ujarnya.

Suyitno berharap capaian tersebut terus ditingkatkan sehingga semakin banyak program studi yang memperoleh predikat unggul.

“Saya berharap nantinya bukan hanya satu atau dua program studi yang unggul, kalau perlu lebih dari 50 persen program studi berstatus unggul sehingga universitas ini juga menjadi universitas unggul. Kalau sudah unggul tentu tidak kalah dengan UIN Jambi,” katanya.

Ia juga menilai kehadiran perguruan tinggi berbentuk universitas sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah. Karena itu, diperlukan dukungan dari seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, agar Universitas Islam Yasni Bungo dapat terus berkembang.

Sementara itu, Bupati Bungo Dedy Putra menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bungo dalam mendukung pengembangan Universitas Islam Yasni Bungo. Menurutnya, Kabupaten Bungo memiliki posisi yang strategis yang menjadi modal penting bagi perkembangan kampus ke depan.

“Bungo sangat strategis posisinya. Dari sisi wilayah geografis maupun potensi mahasiswa yang akan menempuh pendidikan di Bungo cukup tinggi. Dengan tingginya potensi mahasiswa tersebut, kampus ini memiliki peluang untuk berkembang lebih cepat,” ujar Dedy Putra.

Ia berharap Universitas Islam Yasni Bungo terus tumbuh dan berkembang serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

“Pemerintah daerah akan terus mendorong agar kampus tumbuh dan berkembang,” katanya. (red)