
Muara Bungo – Sebanyak 32 Pendamping Sosial dan 1 Koordinator Kabupaten Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Bungo resmi dilantik sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kementerian Sosial Republik Indonesia, Jumat (3/10/2025). Hal ini setelah megikuti tahapan seleksi tenaga teknis khusus PPPK Kemensos tahun anggaran 2024.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melalui metode hybrid, terhubung via zoom meeting dengan pusat kegiatan di Kemensos RI, Jakarta. Di Kabupaten Bungo sendiri, acara pelantikan berlangsung di aula kantor Bappeda Bungo. Pelantikan dilakukan secara serentak di kabupaten/kota se-Indonesia.
Dalam pelantikan PPPK Kemensos tersebut, terdapat lebih dari 33 ribu Pendamping PKH di seluruh Indonesia yang resmi diangkat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) PPPK. Selain itu, dilantik juga Pendamping Rehabilitasi Sosial (Rehsos) dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam arahannya berpesan agar para pendamping yang kini berstatus ASN bekerja dengan hati, penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi integritas.
“Selamat menjadi ASN PPPK. Bekerjalah dengan profesional dan ikhlas. Jangan lakukan perbuatan tercela, dan jangan bermain api. Hindari korupsi,” tegasnya.
Sementara itu, salah seorang Pendamping Sosial PKH di Bungo menyampaikan rasa syukurnya telah dilantik secara resmi sebagai PPPK Kemensos.
“Alhamdulillah, menjadi PPPK tentu memberi kami tanggung jawab lebih besar untuk membantu keluarga penerima manfaat keluar dari jerat kemiskinan. Ini menambah energi baru bagi kami turun ke tengah masyarakat,” ungkap M Fajri, Pendamping PKH Kecamatan Rantau Pandan. (btc)










