Bungo – Malang nian nasib bocah bernama Riski yang berasal dari Dusun Baru Pusat Jalo, Kecamatan Muko-muko Bathin VII Kabupaten Bungo alami penyakit lumpuh sejak bayi.
Zubai warga Dusun Baru Pusat Jalo yang telah merawat riski selama 3 tahun, menyampaikan bahwa Riski ia temukan dalam keadaan kondisi yang sangat tidak layak ditinggal sendirian oleh kedua orang tuanya di dalam pondok kebun.
“Saya menemukan Riski saat umur 7 tahun di dalam pondok kebun, yang lebih miris kondisi riski yang terbaring tidak bisa bergerak dikerubungi oleh semut dan lalat,” ucap Zubai, Rabu (19/3/2025).
Disampaikan Zubai, bahwa Riski sejak bayi sudah tidak bisa berbicara, tidak bisa mendengar dan kakinya mengalami kelumpuhan.
“Melihat kondisi Riski seperti ini, saya tidak tega, saya bawa anak ini kerumah untuk saya rawat, kondisi Riski memang tidak bisa bergerak semua harus dibantu, untuk makan dan memandikannya harus dibantu, semua saya lakukan dengan ikhlas merawat Riski yang sudah saya anggap seperti anak sendiri,” ujarnya.
Zubai berharap akan ada para Dermawan dan Pemerintah untuk bisa membantu menyisihkan sebagian rezeki untuk kesembuhan Riski.
Pada kesempatan tersebut, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Bungo bersama Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) DPC Kabupaten Bungo ikut membantu memberikan paket sembako untuk membantu Riski.

“Hari ini saya bersama SMSI Kabupaten Bungo melihat langsung kondisi Riski, ada Beras, Sembako, Pempers dan makanan lainnya untuk Riski,”ujar Ketua Grib Mardedi Susanto
Disampaikan Ketua Grib Bungo Mardedi Susanto bantuan ini sudah rutin ia lakukan, karna ini bentuk kepeduliannya melihat kondisi Riski yang terbaring sakit.
Selain itu Ketua SMSI Kabupaten Bungo Raden Beni Hidayat juga menyampaikan prihatin akan kondisi Riski yang tidak bisa bergerak, dengan kondisi sakit sejak lahir, dirinya berharap Pemerintah bisa melihat langsung kondisi Riski.
“Semoga pemerintah segera melihat kodisi Riski dan ikut membantu,”ucap Ketua SMSI Raden Beni Hidayat. (red)











