Dulu Memprihatinkan dan Langganan Banjir, Kini SDN 107 Danau Buluh Berubah Total

SD Negeri 107/II Danau Buluh, Kelurahan Jaya Setia, Kecamatan Pasar Muara Bungo.

SD Negeri 107/II Danau Buluh yang dulu dikenal sebagai sekolah langganan banjir dengan kondisinya yang sangat memprihatinkan, kini bertransformasi menjadi sekolah yang lebih layak dan nyaman.

Perubahan tersebut juga berdampak pada meningkatnya kepercayaan masyarakat, terlihat dari jumlah siswa yang naik dari sekitar 50 menjadi lebih dari 70 orang.

SDN 107 Danau saat dilanda banjir beberapa tahun yang lalu.

Sebelum direvitalisasi, kondisi bangunan sekolah dinilai sudah tidak layak dan membutuhkan perbaikan menyeluruh. Kini, ruang kelas dan lingkungan sekolah jauh lebih representatif sehingga mendukung kegiatan belajar mengajar.

Kepala SDN 107 Danau Buluh, Ikhsan, mengatakan perubahan tersebut merupakan perhatian pemerintah, kerja sama seluruh guru, dan dukungan masyarakat.

“Pada tahun 2025, sekolah menerima dana revitalisasi sekitar Rp850 juta (dari pemerintah pusat). Kami gunakan untuk membangun tiga ruang kelas baru, satu ruang kantor, serta merehabilitasi ringan tiga ruang kelas lainnya. Selain itu, sekolah juga mendapat bantuan 56 set meja dan kursi melalui Dana Alokasi Umum (DAU) 2025,” ungkap Ikhsan.

Kemudian katanya, sekolah mendapatkan Dana BOS sekitar Rp40 juta untuk mendukung manajemen sekolah, program pendidikan, serta pemeliharaan sarana dan prasarana.

Tak hanya membenahi fasilitas, SDN 107 Danau Buluh juga mengembangkan program kokurikuler bernuansa Madrasah Ibtidaiyah (MI), seperti tahfiz Al-Qur’an, Bahasa Arab, sejarah kebudayaan Islam, Al-Qur’an dan hadis, fikih, serta akidah akhlak.

Perubahan itu mulai membuahkan hasil. Tahun ini, sekolah berhasil melahirkan satu hafidzah penghafal al-quran Juz 30 dan empat dai cilik.

Ikhsan berharap pembangunan dapat terus berlanjut, terutama peninggian tiga ruang kelas yang masih rendah dan pembangunan satu ruang perpustakaan.

“Alhamdulillah, banjir tidak lagi menjadi ancaman bagi sekolah. Semoga pembangunan terus berlanjut agar anak-anak semakin nyaman belajar,” ujar Ikhsan.

Saat ini, SDN 107 juga tengah membangun Mushala secara swadaya atas inisiatif pihak sekolah. Kepala sekolah mengajak para dermawan, alumni, orang tua siswa, maupun masyarakat yang ingin berpartisipasi untuk turut memberikan bantuan agar pembangunan mushala dapat segera diselesaikan. (btc)