1.500 Pasang Buku Nikah yang Dicuri di Kantor Kemenag Bungo Tidak Berlaku

Muara Bungo – Sebanyak 1.500 pasang buku nikah yang dicuri di Kantor Kemenag Bungo pada Senin 1 November 2021 lalu dinyatakan tidak berlaku oleh Kementerian Agama melalui Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam yang diteruskan ke Kantor Kanwil Kemenag Jambi.

Kepala Seksi (Kasi) Bimas Islam Kantor Kemenag Bungo, H Harlek ketika dikonfirmasi mengatakan, sesuai surat pemberitahuan Dirjen Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kemenag RI, bahwa surat nikah yang hilang diambil pencuri itu tidak berlaku.

“Jadi tidak perlu cemas karena semua buku nikah yang hilang diambil pencuri beberapa waktu lalu semuanya tidak berlaku. Sesuai surat dari Dirjen Bina KUA dan Keluarga Sakinah diteruskan ke Kantor Kanwil Kemenag Jambi Nomor : B-4194 DL.IILII.1/PS.03.3/11/2021,” ujar Harlek, Selasa (9/11/2021).

Harlek juga menjelaskan buku nikah yang hilang sebanyak 1.500 pasang buku dengan nomor seri JA.102753001 s.d JA.102754500 dinyatakan tak berlaku. Maka dari itu, masyarakat jangan cemas terkait buku nikah yang dicuri tersebut. Karena di setiap KUA ketersediaan buku nikah masih aman.

“Semua data di buku nikah tentu dikeluarkan dari KUA masing-masing Kecamatan. Kalau ada data di buku nikah meragukan segera melaporkan ke kantor KUA terdekat. Untuk pelayanan di kantor KUA tetap dilaksanakan seperti biasa,” ungkapnya.

Bahkan kata Harlek, terkait berangkas di ruang Bimas Islam Kemenag Bungo akan digantikan yang lebih besar lagi. Terkait pengamanan yang sudah dilakukan sudah sesuai prosedur. Karena pencuri kemarin melewati tiga pintu sekaligus.

“Kasus pencurian ribuan buku nikah ini sudah kita serahkan kepada pihak Kepolisian. Bagaimana tindaklanjutnya nanti kita serahkan ke Polisi saja. Jadi tak usah cemas untuk stok buku nikah bagi warga yang menikah masih aman,” ujar Harlek. (zra)