Prihatin Warga Angkut Komoditas Gunakan Ponton, Al Haris Janji Bangun Jembatan Paseban Pasir Mayang Tebo

Tebo, bungotoday.com – Rencana Al Haris calon gubernur Jambi nomor urut 3 ingin melihat kondisi warga Sungai Karang, Pasir Mayang dan Sentano Balai Rajo Kecamatan VII Koto Ilir, Tebo, Rabu (25/11/2020) malam terhalang debit air sungai Batanghari yang terus meninggi.

Padahal Al Haris bersama mantan Wakil Bupati Tebo, Hamdi dan rombongan sudah tiba di Desa Paseban siap untuk menyebrang sungai Batanghari menggunakan ponton ke Pasir Mayang.

Karena debit air yang terus meninggi warga setempat menyarankan Al Haris dan rombongan untuk tidak menyeberang. Ponton juga tidak bisa menepi sempurna ke dermaga karena tingginya debit air sungai.

Disini Al Haris menyaksikan aktivitas warga susah payah membawa hasil komoditas sawit menyeberang menggunakan ponton. Calon gubernur yang berpasangan dengan Abdullah Sani ini melihat langsung truck bermuatan sawit harus antrian dan ektra hati-hati turun dari ponton.

Kondisi ini membuat Al Haris prihatin, apa lagi informasi warga ratusan ton hasil panen petani tiap harinya keluar dari seberang sungai Batanghari tersebut baik dari desa Pasir Mayang, Sungai Karang, Sentano Balai Rajo Kecamatan VII Koto Ilir dan Pemanyungan Kecamatan Sumay.

“Kalau ingin daerah ini lebih maju, disini harus dibangun jembatan,” kata Al Haris saat melihat truck bermuatan sawit turun dari ponton.

Apa lagi jalur tersebut tidak hanya menghubungkan sejumlah desa di Kabupaten Tebo, tapi juga langsung terkoneksi ke wilayah Provinsi Riau, sebab sebelah utara kecamatan VII kota berbatasan langsung dengan Indragiri Hilir (Inhil), Riau.

“Kita melihat kondisi daerah yang ada dipinggir sungai Batanghari ini alat yang mereka pakai untuk menyeberang hanya sebuah ponton, ponton ini pun tidak banyak mengangkut mobil dan hal lainnya. Kalau ingin ekonomi didaerah ini maju maka jawabannya adalah jembatan,” ujar Al Haris.

Al Haris mengatakan jika dipercaya masyarkat memimpin Jambi ia akan membangun jembatan dari Paseban ke Pasir Mayang.

“Dalam sehari berapa banyak komaditi yang harus diangkut ke seberang sementara jumlah pontonnya juga terbatas, dermaganya juga ala kadarnya. Ini penting dibangun (Jembatan), kalau kita bangun akan terkoneksi dengan jalan tol trans Sumatera, Betung, Muaro Jambi, terus ke Rengat Riau,” sebut Al Haris lagi.(*)